finally, keinginan gw untuk bikin note kesampaian juga,dan satu hal terbesar yang bikin gw selalu ribeeet banget kalo udah menyangkut hal nulis note adalah :
1. nyari ilham.... (yang lo tahu, ilham bisa dateng kapan aja, termasuk nggak dateng-dateng, hihiiii...)2.nyari tempat yang PeWe buat nyalurin ilham gw dengan tenang dan luancaarrr..)
well, begini nih note gw,
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
waktu itu, hari sabtu gitu (hari yang orang-orang bilang waktunya buat 'malem mingguan'. Suatu hari, yang 2 bulan terakhir ini buat gw sama-sama aja kayak hari-hari yang laen, yang diisi dengan tugas kalo gak ya tedooorrr... (dengan segala pose tidurr gw yang semakin aji gile semenjak jadi anak kostan).
ceritanya nih, malem minggu kali itu gw pengen ke BEC a.k.a Bandung Electronic Center, salah satu pusat grosir alat elektronik terbesar di kota Bandung yang katanya 'bermartabat' ini. Nah, yang pengen gw lakuin di sana adalah, gw pengen nge-hunting perkembangan harga laptop, yang belom juga kesampaian gw beli. Intinya, setiap gw jalan ke sana nih, diotak gw tuh selalu, "Oh God, kapan dollar turun..!!?!?!?" Bahkan, setiap gw ngelihat kurs dan inget harga laptop inceran gw, ngelihat harga dollar yang turun seratus perak pun, berasa angin syurga buat gw.
Secara, waktu itu, langit di Bandung lagi demen banget buat hujan, jadinya gw nyari temen bermobil yang bisa nemenin gw (bukan azas manfaat sob, hanya memberikan dia jalan untuk beramal dan beribadah, dengan memberikan tumpangan bagi anak kost-inget, pendapat gw, selain Anak Yatim, yang wajib disantuni adalah Anak Kostan, setuju..!?!?!??! setuju pastinya..!!!)
Tiap toko, gw jalanin sampe gw inget orang mana yang berjualan di mana, (berhubung bonyok gw selalu bilang, "Vin, jangan gegabah kalo mau beli laptop. Alhasil gw kurang lebih 5 kali ke BEC buat ngefix-in laptop merek apa pilihan gw.."). Lo, bayangin, kerjaan gw, mondar-mandir di pusat perbelanjaan (elektronik) tanpa membawa kantongan yang isinya barang yang udah gw beli... Mr.JinJing gagal banget kan gw,
Nah, karena dah mau tutup itu toko, dan kayaknya basi juga kalo malem minggu bersama teman, dan mobil cuman dihabisin buat ngehunting laptop gak jelas, akhirnya kita pengen cabut ke BEC trus, berencana pengen ke Braga.
Waktu dah nyampe di eskalator keluar dari BEC, caasssss.... hujan ternyata dah deras banget, sementara nggak ada satu pun di antara kita yang bawa payung, belom lagi gak ada satu pun dari kita yang ikhlas mau kehujanan gara-gara masih pengen seru-seruan di malem mingguan itu tadi. Kayaknya derita kita sebagai jomblo pada malem itu tuh lengkap banget. Ya nggak ada cewek, ya mesti basah kuyup kalo mau nembus itu hujan brengsek... pokoknya lengkap banget dah.....
Eittsss, yang namanya rezeki emang gak kemana ya, kebukti tiba-tiba ada anak kecil yang kalo gw taksir sih umurnya sekitar 6-7 tahun lah ya, trus dia dateng sambil bawa payung gede buat kita trus ngomong,
"Punteun, payung na A.....?"
nah, gara-gara gw dah gak sabar mau buru-buru ke mobil, alhasil ya kita langsung aja ngambil itu payung dari si anak kecil itu (tk.ojeg payung).
emang gak jauh sih, jarak dari depan BEC ke mobil kita, yang diparkir di Gramedia depan BIP, makanya perkiraan gw, paling dasyat harganya 2rb sampe 3rb rupiah lah ya,
But,this is the moment guys..
nah, begitu nyampe di mobil, dan gw pengen ngebayar, gw tanyalah si tukang ojeg payung itu,
"Berapa dek ?"
you know what the answer is..???
He said, "Ya, SEIKHLASNYA aja A.."dengan mimik yang, lo pasti bisa ngebayangin kan,mimik yang sendu gimanaa... gitu.
Nah, karena di pintu mobil ada duit 5000an, itu aja yang langsung gw kasih ke dia,
Trus, begitu pintu mobil ditutup dan kita jalan,serentak tuh satu mobil diem trus ngelihat itu anak jalan di depan mobil kita sambil ngojekin payungnya. Dan kalo gw bisa tebak, kita yang di mobil pasti pada bilang,
"Kasihan ya dia..", paling nggak di dalam hati.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
lo semua yang ngebaca note ini dah tahu donk, kalo seorang anak tukang ojeg payung kudu ngasih payungnya ke orang yang nyewa payungnya, sementara dia harus berbasah-basah ria di mandiin sama air hujan. Belum lagi, kalo dia harus ngojekin payung di malem yang nggak hujan aja, anginnya tuh dah nggak karu-karuan kalo nimpa badan lo.
Asli,
setelah gw sampe di kostan dan pas gw dah mau tidur, sebelum matiin hape, tiba-tiba muka itu anak plus suara dia pas bilang, :Seikhlasnya aja A.. berasa keputar berkali-kali di otak ama telinga gw tahu nggak lo..
Alhasil, gw gak bisa tidur malem itu.Dan, otak gw mulai bermain,
gw mulai kepikiran, gimana nasib dia setelah hujan berhenti, trus gak ada lagi orang yang butuh sama payungnya,
gw mulai kepikiran, gimana nasib dia seandainya rumah dia jauh, dari tempat dia mangkal sementara perjalanan pulangnya harus ditempuh dengan baju yang basah kuyup plus udara yang nusuk banget ke tulang-tulang.
Singkatnya, malem itu gw gak stuck diperasaan 'kasihan'-nya gw, diperasaan 'iba'-nya gw.
Tapi, di sisi lain, gw jadi berasa, " How, lucky am I..!!!""Betapa beruntungnya gw.."
Lo, yang ngebaca note ini juga setuju donk,
kalo kita tuh jaaauuuh hhhhhhh lebih beruntung dari mereka,
Untung banget, gw bisa ngabisin masa kecil gw dengan bermain,Untung banget, selalu ada payung di rumah gw yang bisa nemenin gw di saat hujan, tanpa gw harus menyewakannya ke orang lain.Untung banget, gw bisa bermain air sepuasnya tanpa air yang bikin gw bt gara-gara harus masuk angin dan sebagainya.Untung banget, gw bisa dapet banyak kesempatan untuk ngebuktiin potensi diri gw, tanpa harus minta dikasihani plus rasa iba seember dari orang di sekitar gw.
Yes, kejadian malem itu yang mungkin gak asing atau bahkan sering lo lihat sedikit banyak bikin gw melirik ke bawah, dan dengan suara lantang dari dalam hati, teriak...
"Thank's God, God.. How Lucky Am I..."
Nah, kalo gw boleh tua dikit (perasaan dah kebanyakan dah.. hohohoho)
kita tuh keseringan nggak sih, menengadahkan kepala ke atas buat belajar lebih, buat bertolak ukur pada sesuatu yang 'lebih' , buat berangkat dari sesuatu yang lebih itu tadi and so on, and so on..tanpa sedikit pun mau nundukin kepala, atau paling nggak nengak-nengok ke kanan ke kiri untuk tahu, jalan apa aja yang udah kita lewatin hingga sampe ke titik sekarang, cerita apa aja yang udah dilewatin untuk sampe ke kisah ini. Yang justru bisa bikin kita lebih alert, dan berasa lebih 'bersyukur' pastinya... (beneran tua gw...)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
last,
thank you so much, buat si adek tk.ojeg yang datengin inspirasi.. (hohohoh...)thank you buat kamar 417 di aquila ini, yang bikin gw nyaman banget.. trus jadi deh ini note..thank you buat nasi goreng yang enak, jadinya gw lebih semangat..
dan,
thank you juga, buat lo yang dah mau buang-buang waktu ngebaca note gw.. (haaa,)
blessed you all. (vinisteven)
Thursday, 25 June 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment